RANGKUMAN ISD 3 SAP SEMESTER 1

PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Istilah kebudayaan merupakan tejemahan dari istilah culture dari bahasa Inggris. Kata culture berasa dari bahasa latin colore yang berarti mengolah, mengerjakan, menunjuk pada pengolahan tanah, perawatan dan pengembangan tanaman dan ternak. Upaya untuk mengola dan mengembangkan tanaman dan tanah inilah yang selanjutnya dipahami sebagai culture.

Menurut Koentjaningrat (1985) kebudayaan adalah keseluruhan ide-ide, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

Koentjaraningrat (1985) menyebutkan ada tujuh unsur-unsur kebudayaan. Ia menyebutnya sebagai isi pokok kebudayaan. Ketujuh unsur kebudayaan universal tersebut adalah :

  1. Sistem peralatan dan perlengkapan hidup,
  2. Sistem mata pencaharian hidup
  3. Sistem kemasyarakatan
  4. Bahasa
  5. Kesenian
  6. Sistem Pengetahuan
  7. Sistem Religi

 

PERAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN INDIVIDU DAN PERANAN SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT

keluarga adalah media sosialisasi pertama bagi manusia. Dalam pertumbuh kembangan suatu individu tak dapat terlepas dari peranan keluarga dalam membentuk pertahanan terhadap serangan penyakit sosial sejak dini. Orang tua yang sibuk dengan kegiatannya sendiri atau bekerja, cenderung hanya memikirkan keburuhan lahiriah bagi sang anak tanpa mempedulikan bagaimana perkembangan anaknya merupakan awal dari rapuhnya pertahanan anak terhadap serangan penyakit sosial. Kebutuhan terpenting bagi anak adalah kebutuhan nonmateri seperti kasih sayang, perhatian secara langsung, dan orang tua seharusnya bisa menjadi teman sekaligus sandaran anak untuk menumpahkan perasaannya agar anak tidak melakukan perbuatan yang menyimpang.  Oleh karena itu, sangatlah dibutuhkan suatu keluarga yang harmonis oleh suatu individu dalam perkembangannya.

 

Fungsi keluarga dalam pembentukan kepribadian dan mendidik anak di rumah:

  • sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak
  • menjamin kehidupan emosional anak
  • menanamkan dasar pendidikan moral anak
  • memberikan dasar pendidikan sosial
  • meletakan dasar-dasar pendidikan agama
  • bertanggung jawab dalam memotivasi dan mendorong keberhasilan anak
  • memberikan kesempatan belajar dengan mengenalkan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi   kehidupan kelak sehingga ia mampu menjadi manusia dewasa yang mandiri.
  • menjaga kesehatan anak sehingga ia dapat dengan nyaman menjalankan proses belajar yang utuh.
  • memberikan kebahagiaan dunia dan akhirat dengan memberikan pendidikan agama sesuai ketentuan Allah Swt, sebagai   tujuan akhir manusia.

 

Selain keluarga, perilaku masyarakat disekitarnya pun turut berperan dalam menentukan pola perkembangan suatu individu. Masyarakat merupakan jaringan perhubungan antara berbagai individu. Dari segi pelaksanaan, itu berati sesuatu yang dibuat – atau tidak dibuat oleh sekumpulan orang. Jika saja kita berada di didalam lingkungan yang rusak, cepat atau lambat kita akan terbiasa dengan hal buruk yang dilakukan masyarakat sekitar kita bahkan kita dapat mengikuti hal buruk tersebut karena kita sudah terbiasa dengan hal itu. Contohnya saja seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan, mungkin pada awalnya kita adalah pribadi yang bersih dan selalu membuang sampah di tempat sampah, namun pada suatu ketika, kita ingin membuang sampah tetapi tidak dapat menemukan tempat sampah. Dikarenakan kita melihat masyarakat sekitar kita dengan seenaknya membuang sampah disembarang tempat, secara tidak sadar kita akan mengikuti kebiasaan buruk masyarakat di lingkungan kita dan menjadi terbiasa dengan hal itu. Kebiasaan – kebiasaan buruk tersebut atau bisa dibilang perilaku yang menyimpang, dapat terjadi salah satunya dikarenakan tidak ada sangsi yang tegas dari pemerintah.

Kedudukan atau status seseorang dalam masyarakat ada 2 macam:

  • Ascribed status, yaitu kedudukan yang diperoleh tanpa melalui perjuangan atau usaha sendiri. Biasanya diperoleh melalui kelahiran, seperti anak yang bergelar raden, otomatis anaknya juga bergelar raden. Seorang anak menjadi raja karena ayahnya adalh raja. Seorang anak yang berasal dari kasta sudra walaupun ia mempunyai kepintaran dan ketrampilan yang tinggi. Status ini sering pula disebut status yang tertutup, karena setiap orang tidak bisa menjadi anggota secara bebas. Perkawinan biasanya adalah cara untuk masuk ke dalm status ini.

 

  • Achieved status, yaitu kedudukan yang diperoleh melalui usaha atau perjuangan sendiri. Seseorang menjadi direktur sebuah perusahaan karena memang ia rajin dan ulet. Status seseorang menjadi guru karena ia berhasil masuk dan belajar dengan baik di sekolahnya. Status ini bersifat terbuka artinya setiap orang dapat mencapainya atau meraihnya karena kemampuan masing-masing individu dalam beprestasi.

 

 

PERCAMPURAN BUDAYA DI MASYARAKAT

Membicarakan prihal budaya cakupannya akan sangat luas, karena budaya berhubungan dengan kebiasaan, adat, dan suatu yang di anggap penting oleh sekelompok masyarakat budaya sendiri, memiliki proses pembentukan contoh nya asimilasi budaya, contohnya :

indonesia memiliki ragam budaya yang unik, keragaman tersebut membentang dari sabang sampai marauke, menawarkan sebuah pemandangan yang berwarna warni, keindahan tersebut bahkan dapat dirasakan oleh mereka yang datang dari luar negeri.

Proses asimilasi budaya dapat terjadi apabila :

1. ada beberapa kelompok dengan kebudayaan berbeda yang tinggal disuatu wilayah yang sam.

2. beberapa kelompok yang berbeda budaya tersebut, melakukan interaksi dalam waktu yang lama dan cukup intesif.

3. masing masing budaya memiliki kemungkinan untuk menyesuaikan diri, dalam arti dapat membuka diri dalam kebudayaan baru.

Juga ada beberapa faktor yang membuat proses percampuran budaya tersebut lebih mudah, yaitu :

> masing masing anggota kelompok yang berbeda budaya memiliki toleransi terhadap budaya orang lain.

> masing masing kelompok memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati kelayakan kehidupan secara finansial.

> terjadinya pernikahan antara dua kelompok berbeda budaya.

Dampak Negatif Dari Percampuran Budaya di masyarakat adalah karena ada nya percampuran budaya terkadang menjadi sulit untuk mengetahui penduduk aslinya dan kebudayaan asli pun menjadi tidak di lestarikan karena sudah ada nya percampuran budaya.

Dampak Positifnya Dari Percampuran Budaya di masyarakat adalah antara budaya yang berbeda bisa saling memahami dan belajar untuk mengerti budaya masing-masing.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s